dua lelaki...
ada dua lelaki dalam kehidupanku saat ini.
bukan berarti aku selingkuh ya... CATAT!
keduanya aku sayangi dan mereka berdua pun demikian terhadapku.
yang pertama tentu saja suamiku tersayang, Yahya.
yang kedua... hm... tidak etis kalau kusebutkan namanya. panggil saja dia A.
hubunganku yang sudah lama terputus dengan A kembali terjalin sekitar tiga bulan lalu. dulunya kami pernah pacaran, mmm... atau mungkin bisa dikatakan dia adalah cintaku yang tidak pernah kesampaian.
nah, kembali ke cerita saat ini.
tiga bulan lalu aku kembali bertemu dengannya saat bertandan ke kotanya untuk urusan pekerjaan.
ada rasa yang aneh saat aku bertemu dengan A setelah empat tahun hilang kontak.
kagok dan yang pasti salting, mengingat hubungan kami yang tidak berjalan dengan baik di masa lampau.
tapi, di moment itulah, aku berusaha untuk memaafkan kesalahan yang pernah dilakukannya padaku. kembali membuka hatiku untuk menjalin hubungan yang lebih baik dengan A. aku juga bersyukur bahwa dia akhirnya bisa menjadi suami dan bapak yang baik untuk keluarganya.
meski harus kuakui, aku tidak bisa menyembunyikan rasa sayangku padanya, demikian juga sebaliknya.
aku bersyukur juga memiliki Yahya, yang juga sangat menyayangiku apa adanya. dan karena aku sangat sayang pada Yahya, aku harus bisa menempatkan diri di hadapan A. yah... aku sayang keduanya. Yahya sebagai suamiku. A kini sebagai sahabatku.
