Saturday, August 07, 2004

PerGi....

"biarkan aku pergi saat ini!" setengah tahun silam, aku teriakkan kata itu berulang-ulang. aku tenggelam dalam tangis yang tiada habisnya. Genoa, orang yang selama ini menjadi rumahku tak bisa lagi aku temui. "Ge..., kenapa, kenapa kau tinggalkan aku sendiri Ge?" hingga saat ini aku masih belum bisa mengambil hikmah dari kepergiannya. aku hanya berpikir kepergiannya saat itu merupakan jalan terbaik untuknya. namun untukku? apa aku bisa sebahagia Genoa?

hingga saat ini aku masih mengira-ira apakah dia berada di sampingku ketika aku merasa kesepian. entah..., hanya Dia yang tahu. sebab, Dia, si empunya alam raya ini, yang memiliki kuasa atas diri Genoa.

malam ini, di kantorku yang sepi, aku berkhayal bisa meneleponmu. lantas kita berbincang dan merancang sesuatu untuk masa depan kita. tapi, hal itu sangat tak mungkin untuk dilakukan.

Ge..., jika saatku tiba, akankah cinta untukmu tetap ada?

0 Comments:

Post a Comment

<< Home