P-A
05.23
depan komputer NPD
di samping buku Toto-chan yang sedang kubaca
di sebelah pesawat telepon yang menggoda
Selamat Pagi Jakarta...!!!!
Mataku masih belum terpicing sejak semalam. Tubuhku juga belum sempat terkulai lemas di atas tempat tidurku yang nyaman. Huah... aku menguap lebar-lebar, mencoba memasukkan oksigen ke dalam paru-paruku. Kantuk yang menyergapku sejak semalam masih saja bertahan. Padahal sudah kuusir dengan beberapa cangkir kopi pahit dan kental. Hmmm..., beginilah nasibku ketika harus bertugas menjadi PA -- production assitant.
Begadang semalam, padahal banyak orang yang sudah asyik dengan mimpi-mimpinya. Mondar-mamndir ke sana kemari menuruti semua perintah yang diberikan oleh produser. Dan mana kala kantuk mulai menyerang sekitar pukul 02.00, mulailah para produser memerintah kembali untuk segera menambah kekurangan berita yang ada. Akhirnya, aku harus membuat berita yang diambil dari stasiun televisi asing. Susah sekali bekerja jika kantuk sudah menyeruak muncul dan membuat mata terbebani dengan beban seberat 5 ton.
Huah.... aku kembali lagi menguap. Punggung dan pinggangku sudah capek. Aku ingin sekali pulang, tapi mana bisa. Nanti pukul 11.00 aku musti liputan. Mending kalau liputan dengan kawan, hari ini aku jadi VJ -- video journalist-- yang harus melakukan pekerjaan reporter dan juga campers. Hmmm, susah tapi aku juga senang. So, sekarang adalah saat yang tepat untuk menggelar alas tidurku di atas karpet kantor. Aku ingin merebahkan punggungku yang tulangnya serasa ingin copot.
Selamat pagi Jakarta...
Biarkan aku istirahat sejenak sebelum aku melihat wajahmu nan cantik!

0 Comments:
Post a Comment
<< Home