Saturday, November 13, 2004

lebaran

Di malam takbiran ini, di kantor hanya tinggal beberapa gelintir manusia saja. Mereka adalah orang-orang yang sedang mendapat tugas untuk menyiapkan reportase pagi dan program pulang kampung. Selain itu, juga teman-teman yang sengaja tidak pulang kampung sebab mereka enggan berdesak-desak mencari tiket.

Aku adalah salah satu di antara mereka. Aku sendiri tidak merayakan lebaran. Namun, sebagian besar keluarga besarku merayakannya. Sejak tahun lalu, aku lebih memilih untuk tetap tinggal di Jakarta ketika Lebaran datang. Maklum, aku termasuk orang yang malas berjubel dengan banyak orang. Pening kepala kalau sudah melihat sedemikian banyak orang berdesak-desakan.

Aku bersyukur, keluargaku tidak mempermasalahkan keputusanku ini. Mereka nampaknya sudah cukup mengerti dengan kondisiku di Jakarta. Meski begitu, tetap saja aku merindukan Lebaran di rumah nenek. Makan ayam lodho -- masakan khas Trenggalek miri kare dan nasi gurih, buatan nenek. Yang paling nikmat lagi, kalau ada urap-urap plus penyek kacang. Nyam..., bisa jadi aku nambah sampai tiga porsi. Yang paling seru adalah ketika harus berebut makanan dengan sepupu-sepupuku.

Hmmm..., pasti besok pagi mereka sudah berkumpul di rumah nenek.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home