Sunday, May 15, 2005

bisakah dihentikan?


"sepertinya semuanya sudah terlambat untuk dihentikan."

kemarin malam, rapat keluarga Yahya sudah memutuskan untuk pergi ke Surabaya tanggal 26 Mei ini. aku akan dilamar. malam tadi, aku senang. akhirnya setelah menunggu sekian lama, keputusan itu muncul juga. tapi sore tadi, semuanya berubah. aku merasa terhenti. inginku untuk meneruskan dan hidup berbahagia dengan Yahya tiba-tiba terputus. hanya lantaran gaun pengantin.

sore tadi, sebelum berangkat liputan, aku meneleponnya untuk bertanya apakah dia punya waktu untuk mengantarkan aku ke bintaro. aku ada janji dengan seorang teman yang akan mengantarkan aku pergi ke penjahit gaun pengantinku. tapi tiba-tiba saja semuanya jadi berubah. dia marah, aku marah. hhh.....! tiba-tiba saja inginku untuk tinggal bersamanya selamanya lenyap begitu saja ditelan amarah. namun rasanya semuanya sudah terlambat untuk dihentikan.

mungkin, aku masih belum ingin untuk pergi meninggalkan dunia kesendirianku. aku merasakan bahwa aku masih ingin bisa bersenang-senang meskipun aku tahu, aku juga ingin bisa cepat menikah.

aku masih merindukan hari-hari saat aku bisa pulang larut malam tanpa harus merasa khawatir akan ada orang yang akan berteriak ketakutan aku akan digarong orang di tengah jalan. aku juga kangen bisa jalan-jalan dengan didit, sahabatku yang paling gokil sejak aku tinggal di jakarta. aku kangen bisa ngumpulin duit banyak lantas pas liburan bisa pergi kemping atau hiking tanpa ada orang yang bilang, "kamu kan cewek sendirian. apa kata orang." aku rindu sendirian. ngga harus memikirkan orang lain. hanya aku dan aku...!

but hey, live must go on. i have something else to do with my live. meski aku sangat ingin semuanya bisa dihentikan dalam sekejab saja. bisakah semuanya dihentikan, dibekukan. aku berharap bisa.....

0 Comments:

Post a Comment

<< Home