Wednesday, August 17, 2005

Yang Bikin Aku Sebel...!!!!

Aku sekarang jadi suka ngantuk. Ngga bisa sedetik pun aku terlepas dari rasa ngantuk yang menurutku sudah sangat menyebalkan itu. Apalagi kalau sudah terserang kantuk aku tidak bisa menolaknya dan aku harus segera merebahkan diri di atas kasur atau paling tidak memejamkan mataku barang sejenak.

aku sempat baca di sebuah buku yang aku lupa judulnya apa, dan di beberapa website, bahwa wanita yang sedang hamil membutuhkan waktu tidur setidaknya 10 jam. dan waktu tidurku sudah melampui itu. aku sampai bingung sendiri. dan parahnya aku sama sekali tidak bisa menolak untuk tidak segera tidur kalau sudah kantuk itu datang. dan memang saran dari buku dan website itu adalah untuk tidak melawan kantuk. sebaiknya sesegera mungkin tidur. wah... seandainya bisa. seandainya aku ibu rumah tangga biasa yang ngga harus ngantor.

tapi untungnya Yahya suka sekali memberi semangat kalau aku sudah mulai mengeluhkan kondisiku. "Loh, bukannya kamu sudah harus mulai merasakan tanggung jawab jadi ibu. kan, memang begitu adanya kalau jadi ibu. lagipula kalau kamu ngga kerja, kasihan sama kepintaran kamu yang ngga dimanfaatkan," begitu katanya setiap kali aku mulai mutung.

Kadang aku kangen dengan kondisi fisikku sebelum hamil. Mo tidur hanya tiga empat jam sehari NO PROBLEM! kerja dari jam delapan pagi sampai jam 12 malam ngga ada masalah. jungkir balik, lompat pagar, berlarian dan kepanasan aku jarang sekali mengeluh. tapi sekarang, mengangkat ember air saja aku sudah merasa ngos-ngosan. dan seringkali kena marah karena aku bandel angkat-angkat barang berat yang notabene tidak diperkenankan ketika sedang hamil.

Hal lain yang aku sebelin pas hamil adalah sering PIPIS.....!!!! Apalagi kalau adik sedang menendang di kandung kemihku. Maka tanpa aku komando sang pipis sudah keluar dari sarangnya dan membuat celana dalamku basah. Duh, bisa jadi sehari aku ganti celana tiga atau empat kali. Weleh....!!!

Sebel yang lain... mmmm ngga bisa bercinta dengan santai ma Yahya. Habisnya dia sering kali merasa kasihan sudah "menyet" adik. Padahal kan ngga masalah. Aku juga jadi sering ngga tega kalau ngeliat mukanya yang juga ngga tega, padahal dia pengen. "aku keder kalau mo ML, abis kasihan ma adik..."

Masih ada lagi, aku jadi orang yang sangat manja. Beda sekali dengan diriku dulu. Semuanya serba harus ada Yahya, kalau ngga aku ngga bakal mau ngerjain. Duh..., sampai-sampai Yahya bilang, tuh adik pasti tukang ngerajuk dan ngerayu. soalnya kamu manja sekali. Padahal dari semua keluhanyang paling aku sebelin adalah aku jadi orang yang super duper manja.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home