Kepalaku terasa berat sekali. Semalaman aku tidak tidur. Ada perasaan marah yang teramat. Ada juga kesedihan yang membuat aku menangis sejadi-jadinya berulang-ulang.
Aku sedang benci dengan keadaanku saat ini. Di saat aku seharusnya memiliki semuanya, ternyata aku harus melepaskan itu semua. Semua mimpi, semua angan tentang pekerjaannku. Aku sedang bosan ketika harus menjadi bagian yang hanya tinggal di kantor saja. Sementara aku sangat ingin bisa mengembangkan apa yang aku punya saat ini. Apalagi aku tahu aku bisa melakukannya lebih baik dibandingkan dengan orang lain.
Sekarang, aku jadi enggan untuk pulang ke rumahku yang kecil itu. Aku merasa suntuk dengan keadaan di sana. Tidak ada yang berubah. Semuanya begitu monoton. Kadang aku ingin bisa teriak sekencang-kencangnya, tapi sayang itu semua tidak bisa aku lakukan.

1 Comments:
hidup penuh perjuangan adakalanya kita di bawah adakalanya kita diatas..semua orang pasti mengalami hal itu. resiko dan beban menjadi seorang calon ibu itu besar..dhe! jiangan menyalahkan diri kamu sendiri dhe..menurutku itu sangat naif sekali..terimalah dengan lapang dada dan jalani hidup ini mengikuti waktu yang terus berjalan penuh dengan kesabaran..dibalik ini semua pasti ada hikmahnya!
hidup itu tidak selalu bahagia..
mengeluh, kesal, marah, kecewa tidak akan membawa sebuah perubahan dalam hidupmu dhe..terima dan kerjakan saja apa yang sekarang ada di hadapanmu.
cobalah interopeksi diri dan berdo'a kepada Tuhanmu.
Tuhan sangat sayang sama kamu dhe...makanya kamu diberikan ujian dan cobaan ini semua, apakah kamu bisa menghadapinya penuh dengan kesabaran??????????????????????????????
salam,
masmam
Post a Comment
<< Home