Cepetan Donk....!!!
Akhir-akhir ini banyak yang bertanya kenapa aku belum cuti, padahal usia kehamilanku akan sembilan bulan minggu depan.
Well, jujur saja, aku sendiri sebenarnya sudah ingin mengambil cuti. Ingin merasakan enaknya tidak kerja. Tapi, kalau dihitung-hitung, kalau cuti itu kuambil sekarang, maka aku tidak akan bisa berlama-lama dengan adik. Tapi, aku sudah merencanakan untuk mengambil cutiku itu minggu depan. Setelah seminggu ini, aku merasa tulang selangkaku sakit jika dipakai berjalan. Dan itu sangat menyiksa. Apalagi kalau aku sedang tidur dan kemudian harus bangun karena ingin pipis, maka aku harus bisa menahan sakit yang amat sangat.
seminggu ini aku jadi sering bertanya, apa adik akan lahir lebih awal dibandingkan dengan perkiraan dokter, yakni tanggal 23 November ini. Tapi, kata Yahya, aku harus yakin bahwa adik akan lahir sesuai dengan perkiraan dokter. Tapi...., sakitnya itu lho yang aku sama sekali tidak tertahankan. Apalagi kalau aku harus kerja dan banyak jalan-jalan. Bukannya malas jalan, tapi seringkali sakit itu tidak bisa tertahankan.
Belum lagi, seminggu lalu, aku harus terbaring di rumah, gara-gara makan mangga. Rgh....! sangat menyebalkan! selama lima hari aku harus berkutat dengan tempat tidur dan kamar mandi. Diare berat dan muntah yang tak tertahankan berkolaborasi menyiksaku tanpa kenal waktu dan lelah. Hasilnya, berat badanku turun hingga empat kilogram. Begitu aku ke dokter kandunganku, aku langsung kena semprot. Katanya, kurang dua kilogram lagi aku harus bedrest dan diinfus. Please...., I don't wanna be like that. Tapi beruntung adik ngga ada masalah.
Setelah hampir memasuki sembilan bulan ini, aku merasa keinginan untuk segera bisa melahirkan kian kuat. Salah satu alasannya adalah rasa sakit yang tiap saat mendera tanpa bisa aku kompromikan. Belum lagi, kesulitan kalau mau membungkuk akibat perut yang gendut. "Bagaimana bisa orang yang gendut menikmati hidupnya. Ngga bisa melihat ke 'bawah', ngga bisa membungkuk, ngga bisa potong kuku jari kaki, napas suka ngos-ngosan."
Keinginan keduaku yang tidak bisa lagi terbendung adalah aku ingin bisa segera diet menurunkan berat badanku yang sudah overweight ini. Biar bisa cepat kembali ke bentuk tubuhku yang dulu, sebelum aku hamil.
Duh, ternyata menunggu kelahiran adik lama juga. Padahal aku sudah tidak sabar ingin segera melihat dia, tidak lagi sakit-sakitan dan bisa cepat kurusin badan.

0 Comments:
Post a Comment
<< Home