Ga Mau Pisah
Ada hal yang sungguh mengejutkanku dalam kunjungan terakhirku ke Surabaya. Si kecil, Theresa, ternyata sudah benar-benar mengenali ibunya. MY GOD! Sumpah, aku benar-benar tidak menyangka. Padahal aku dan Tere sudah tidak bersua selama dua setengah.
Mulanya ketika menjemputku di bandara Juanda dia hanya bengong melihat kedatangankyu. Waktu kugendong dia malah cenderung menolak. Tapi ketika di kupangku saat duduk di mobil, dia mulai tersenyum-senyum sendiri. Beberapa kali menoleh ke arahku sembari tersenyum malu.
Sehari berselang, dia sudah lengket denganku. Kemana aku pergi selalu dikuntit. Ya, ampun...! Hal itu membuatku benar-benar menyadari bahwa antara ibu dan anak memang memiliki hubungan batin yang erat. Dan ini ngga pernah terbayang sebelumnya. Sampai-sampai dia tidak membolehkan siapapun berada di sampingku. Mungkin dia kangen berat sama ibunya ya....
Tapi, hubungan batin itu juga yang membuatku jadi merasa tidak nyaman meninggalkan Theresa. Aku jadi tidak mengijinkannya ikut ke bandara saat aku akan kembali ke Jakarta. Habis kasihan kalau liat dia nangis.

0 Comments:
Post a Comment
<< Home